Dinkes Kubu Raya Menggelar Rakerkesda

0
33
Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus Membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), Selasa (24/4) pagi di Hotel Gardenia.
Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus Membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), Selasa (24/4) pagi di Hotel Gardenia.

KubuRayaOnline.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), Selasa (24/4) pagi di Hotel Gardenia.

Rakerkesda tersebut di hadiri seluruh kepala puskesmas beserta jajarannya se Kubu Raya. Sementara pemateri di isi oleh Inspektur Jendral Kementerian Kesehatan RI, Oscar Permadi, serta dari kalangan profesi Dokter, Jarot Winarno Bupati Sintang.

Dalam Rakerkesda itu, ada tiga isu kesehatan yang menjadi fokus pembahasan. Diantaranya soal penanganan Stunting, TBC dan Imunisasi pasca Difteri yang beberapa waktu lalu sempat kembali mewabah.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani mengatakan, isu Stunting, TBC dan Imunisasi memang menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan dunia juga ikut menyoroti tiga kasus kesehatan itu di indonesia. ” Rakerkesda ini, untuk menyusun rencana aksi yang akan dilaksanakan langsung petugas puskesmas, terkait penangan tiga isu tersebut,” jelasnya.

Dia menjelaskan, implementasi penanganan Stunting, TBC dan Imunisasi mengacu kepada Standar Pelayanan Minimal (SPM). Artinya semua kasus  harus dipastikan penanganannya dilakukan secara keseluruhan berdasarkan temuan kasus.

“Jadi penanganannya, kita tidak hanya menurunkan sebagian angka stunting, tetapi kita akan mengobati seratus persen. Semua penderita TBC, dan Stunting yang di temukan harus di tangani secara menyeluruh,” katanya.

“Kemudian semua ibu hamil harus bisa diberikan layanan dengan standar supaya mereka bisa melahirkan generasi yang sehat. Imunisasi juga demikian. Kita harus seratus persen menerima layanan imunisasi yang berkualitas,” pungkasnya.

Sementara Inspektur Jenderal Kemenkes RI, Oscar Permadi menambahkan, Rakesda merupakan momen yang bagus untuk membahas tiga isu kesehatan tersebut yang kini memang menjadi perhatian pemerintah pusat untuk di tangani.

“Jadi, persoalan Stunting, TBC dan Imunisasi merupakan tiga amanat yang harus diselesaikan oleh jajaran kesehatan di seluruh indonesia.  Alhamdulillah tiga kasus kesehatan ini direspon cukup baik oleh daerah. Termasuk Kubu Raya,” katanya.

Dia berharap, hasil Rakerkesda ini melahirkan rencana aksi yang benar-benar membumi terkait penanganan Stunting, TBC dan Imunisasi. “Jadi tidak hanya habis di atas kertas, tapi benar-benar bisa di gerakkan. Saya yakin itu. Mudah-mudahan Kabar ini lebih baik lagi ke depan dalam penanganan tiga kasus penyakit tersebut,” tuturnya.

Laporan: Achmad
Editor: Anton

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here