20 Tahun Penjara, Tak Membuat Jera

Barang bukti ganja dan tersangka yang diamankan BNN Kubu Raya

KuburayaOnline.com– Junaidi yang merupakan Bandar naroba jenis ganja, tidak membuat jera atas hukuma yang akan di jalani selama 20 tahun. Namun di terus berusaha menjalankan aksinya mengendalikan barang haram tersebut dari dalam lapas.

Bahkan Junaidi merupakan residivis kambuhan yang kini sudah menjalani hukuman selama lima tahun penjara. Tak hanya itu, Junaidi juga sepesialis narkotika jenis ganja, memperlihatkan wajah lesu dan mengakui barang haram yang diamankan BNN Kubu Raya tersebu miliknya.

Junadi mngakui barang haram tersebut didapat dari rekanya di Aceh, sehingga terus melakukan bisnis haram tersebut. “Kawan ngirimnya. Udah lama kami bertemah dan sampai saai ini tak pernah minta bayaran,”ungkap Junaidi yang sedang menjalani hukuman 20 tahun penjara atas kasu Ganja.

Di menyatakan, penyesalah selalu diungkapkan, namun sulit untuk berubah menjadi lebih baik, karena masyarakat memandang sebelah mata. “Susah mau berhenti. Keinginan selalu.Mudah-mudahan ada yang mendukung untuk saya berubah,”harapanya.

Seementara dua kurir narkoba jenis ganja, Har an Nur yang dikendalikan dari Lapas mengakui dan berdali disuruh  untuk mengambil  rempah di salah satu jasa pengiriman (ekpedisi) di Pontianak.

“Saya tak tau barang itu isinya ganja, tapi nyatanya ganja. Junaidi nelpon bilangnya rempah,”ungkapnya.

Har menjelaskan, mengambil barang haram tersebut, hingga saat ini belum menerima bayaran. Tetapi akan dibayar setelah mengambil kiriman tersebut. Baru kali ini melakukan hal tersebut, lantaran hanya di suruh mengambil rempah di ekpedisi.

“Benar belum dibayar. Katanya pembayaran itu setelah selesai mengambil rempah. Diapun belum janji mau dibayar berapa. Tapi nayatanya saya ditangkap. Die(Junaidi ) jebak saya. Kalau die bilangnya ganja, saya tetap tak mau mengambil barang itu,”katanya.

Hanya penyesalah yang ada pada diri Har, lantaran berurusan dengan penegak hokum. Sementara Nur hanya  terdia menyesali perbuatan yang dilakukanya dan tak bias mengeluarkan kata-kata sedikitpun.

Penulis: Achmad

Editor : Surif

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here