Asrama Rumah Anak Yatim Suriah Mulai Beroperasi

JakartaAwal Januari 2017, tim Rumah Yatim menuju Suriah untuk memberikan langsung bantuan kepada para pengungsi. Kunjungan tersebut berujung pada dibentuknya Asrama Rumah Yatim cabang Kota Sanliurfa, Turki. Sejak Maret 2017 hingga kini, asrama telah beroperasi.

Asrama tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yatim Suriah yang merupakan penghafal Qur’an. Lewat seleksi dari ribuan pengungsi di kamp, akhirnya terpilih sebanyak 25 orang anak asuh berusia 10-17 tahun.

Manager marketing dan komunikasi Rumah Yatim, Abdurrahman menyebutkan jika anak-anak yang terpilih kini sudah tinggal di asrama. Semuanya mendapatkan jaminan pendidikan, kesehatan dan pengembangan skill. Setidaknya dibutuhkan biaya sekitar 6.000 USD atau setara dengan Rp 81 juta per bulan untuk biaya operasional asrama tersebut.

Di asrama ini anak asuh mendapatkan pembelajaran mulai dari bahasa Arab, Turki dan Inggris. Namun, ada pula pelajaran menulis Al-Qur’an, menghafal Qur’an, Fikih, serta ilmu Islam lainnnya. Di samping itu mereka juga mendapatkan sekolah formal dengan standar kurikulum sekolah Suriah.

“Saat ini kita bekerja sama dengan Hayrat, salah satu lembaga yatim dan dhuafa terbesar di Suriah. Jadi, yang membimbing di asrama saat ini baru dari Hayrat. Tapi ke depannya, Rumah Yatim sudah memprogramkan akan mengirim 10 mahasiswa Indonesia untuk kuliah di Turki. Mahasiswa inilah yang nantinya menjadi pembimbing anak asuh di Asrama Rumah Yatim Sanliurfa,” kata Abdurrahman.

sumber:Liputan6.com

Editor:Surif

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here