Barang Kedaluwarsa Menumpuk Ke Daerah, Puskesmas Temukan Hampir Semua Toko

0
133
Pemerintah Kubu Raya melakukan pengawasan peredaran barang kebutuhan hingga ke seluruh penjuru daerah. Hingga ke Kecamatan Batu Ampar, melalui Puskesmas Padang Tikar, banyak menemukan barang tak layak konsumsi dan kedaluwarsa, Rabu (20/12). Anton-KRO

KubuRayaOnline.com Pemerintah Kubu Raya melakukan pengawasan peredaran barang kebutuhan hingga ke seluruh penjuru daerah. Hingga ke Kecamatan Batu Ampar, melalui Puskesmas Padang Tikar, banyak menemukan barang tak layak konsumsi dan kedaluwarsa, Rabu (20/12). Pemeriksaan melibatkan tim gabungan dari lintas sektoral.

Sidak dilakukan pada semua toko tersebar di wilayah Kecamatan Batu Ampar. Hampir dari semua toko ditemukan barang tak layak konsumsi dan kedaluwarsa.

“Hampir semua toko, kita temukan barang tak layak konsumsi dan kedaluwarsa. Hal ini, menandakan tampaknya memang sengaja ada upaya memindahkan barang-barang tak layak dan kedaluwarsa ini ke kampung-kampung,” kata Kepala Puskesmas Padang Tikar, H. Alfian saat memimpin sidak.

Ia mengungkapkan sidak dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman menjelang natal, kepada seluruh masyarakat. Hasilnya, banyak sekali barang tak layak konsumsi beredar di daerahnya.

“Tampaknya memang ada kesengajaan dari oknum. Memindahkan barang-barang tak layak konsumsi dan kedaluwarsa ini ke daerah-daerah saat ini,” ungkapnya.

Sebab, menurutnya untuk daerah perkotaan sudah ada, pihak Balai POM serta lainnya melakukan pemeriksaan secara kontinyu. Sementara untuk di daerah pedesaan sangat jarang sekali.

“Paling saat moment-moment tertentu saja. Itupun, hanya kali ini saja kita melakukannya. Sehingga hasilnya lumayan banyak,” tuturnya.

Seluruh barang hasil sidak. Baik dari barang rusak, tak layak konsumsi serta kedaluwarsa langsung disita dan dilakukan pemusnahan. “Barang yang kita temukan tak layak konsumsi langsung kita tarik dan dimusnahkan dengan cara dibakar bersama tim terpadu,” pungkasnya.

Laporan: Anton
Editor: Riandi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here