Benarkah Bra Berkawat Akibatkan Kanker Payudara? Ini Penjelasan Ahli

Foto : Ilustrasi Koleksi Id.Aliekpres.com

Kuburayaonline.comBra menjadi salah satu pakaian dalam yang wajib dikenakan oleh wanita. Ada beberapa jenis bra yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan seperti bra untuk olahraga, bra dengan busa, hingga bra yang berkawat.

Banyak desas desus yang menyebut bila bra berkawat berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa meningkatkan risiko kanker.

Namun, apakah isu ini benar adanya?

Pemilihan bra berkawat kadang menjadi sebuah kebiasaan wanita karena dapat membuat payudara terlihat kencang. Namun nggak sedikit yang merasa was-was menggunakan bra yang memiliki kawat. Banyak anggapan kalau menggunakan bra berkawat dapat memicu timbulnya kanker.

Lantas apa benar seperti itu?

Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP Menampik hal tersebut.  “Tentu saja hal itu tidak benar dan itu jelas mitos. Tidak ada penelitian yang mengungkapkan kalau menggunakan bra berkawat dapat memicu sel kanker. Dan penggunaan bra selama 12 jam itu juga termasuk mitos,” ucapnya seperti dikutip dari Stylo.ID, Minggu (17/11/2018).

Ternyata anggapan tentang bra berkawat dapat memicu kanker itu sebenarnya mitos. Banyaknya mitos-mitos seputar kanker yang beredar lebih baik dicari terlenih dahulu kebenarannya. Menurut Union for International Cancer Control (UICC), dengan melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga mampu mengurangi risiko terjangkitnya penyakit kanker payudara hingga 40%.

Waspadai penyakit kanker dengan cara melakukan deteksi sejak dini. Merawat bra sangat penting bagi perempuan. Pasalnya, bra yang terawat tentu bisa menjaga kesehatan dan keindahan payudara.

Lalu untuk menjaganya, seberapa sering harusnya kita mencuci bra?

Melansir Metro.co.id.uk, Julia Mercer dari layanan spesialis Bra Fit mengatakan agar kita mencuci bra setiap kali digunakan. Supaya bra tetap bersih dan segar.

Merawat bra juga bisa memperpanjang usia bra dan membentuk kembali elastisitas bra agar bentuknya tetap terjaga. Julia juga menyarankan untuk mengatur temperatur saat mencuci bra. “Temperatur terbaik untuk mencuci bra yakni 40 derajat agar kebersihannya terjaga,” ungkapnya.

Selain itu, Julia juga memberikan anjuran untuk menyimpan bra dengan hati-hati di lemari untuk menghindari kerusakan kawat bra. Sementara, Lisa Annand, Lingerie buyer dari Boux Avenue mengatakan semua tergantung individu.

“Seberapa sering kita harus mencuci bra tergantung pada orang tersebut,” terangnya. Sepertinya mencuci bra setelah setiap dua atau tiga kali pakai dapat diterima, tergantung pada gaya hidup. Selain itu saat mencuci dengan mesin cuci, Lisa menyarankan untuk menggunakan kantong khusus bra untuk melindunginya selama pencucian. Disebutkan juga jika bra tak disarankan dipakai jika sudah lebih dari satu tahun.

Penulis : Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here