Benih Ikan Harus Bersertifikat

0
51
Petugas Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pontianak

KuburayaOnline.com– Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pontianak, Miharjo mengimbau kepada masyarakat peternak ikan keramba untuk mendapatkan benih ikan dari farm yang resmi dan bersertifikasi.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan benih ikan dari luar Kalbar maka mesti mendapatkan dari farm-farm yang sudah tersertifikasi,” imbau Miharjo, kemarin di Kantornya..

Selain itu juga masyarakat melakukan koordinasi dan melaporkan dengan karantina asal untuk menghindari terjadinya benih ikan yang mengandung virus. Karena karantina tetap akan melakukan pemeriksaan terhadap benih ikan yang dikirim keluar maupun datang ke Kalbar.

“Kejadian di Padang Tikar karena pengarug faktor alam. Kondisi alamnya berubah sehingga berdampak terhadap benih ikan tersebut,” terangnya.

Setelah kejadian sambugn Miharjo pihaknya langsung turun ke lapangan dan mengambil sampel. Kemudian melakukan sosialiasi dan pemahaman kepada masyarakat setempat.

“Jadi, kami tidak kecolongan. Virus yang ada itu belum ada sebelum dikirim ke sini akan tetapi sudah tiba. Faktor cuaca juga dapat menimbulkan virus,” ujarnya.

Belajar pengalaman itu Miharjo memastikan akan terus melakukan pengawasan ekstra terhadap benih benih ikan yang didatangkan dari luar Kalbar.

“Apalagi kami sekarang sudah ada lab untuk mendeteksi benih ikan itu apakah mengandung virus atau tidak,” pungkasnya.

Untuk menghindarai kecolongan dari virus, Miharjo mengatakan pihaknya selalu berupaya mencegah masuknya ikan dan hasil perikanan ke Kalbar. Baik itu hewan selundupan maupun hewan berpenyakit yang dapat mempengaruhi hewan yang ada di Kalbar.

“Bandara Supadio ada jam operasional dari setengah lima subuh hingga penerbangan terkahir. Untuk di pelabuhan juga ada tim, di Entikong juga ada balai, di perbatasan lain juga ada tim kita,” ujarnya.

Selain itu diakuinya sinergitas semua pihak juga sangat penting dalam melindungi hasil perikanan khususnya yang berasal dari Kalbar.

“Tentu kita bersinergi dengan instansi lain seperti polisi dan TNI, karena kasus bisa terungkap juga berkat kerja sama semua pihak,” tutupnya.(Ach)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here