BKSDA Perlu Menyisir Daerah Rawan Buaya

0
96
Rusman Ali didampingi Plt Sekda Kubu Raya Odang Prasetyo, Camat dan Kapolsek Sungai Kakap, mengunjungi kediaman bocah korban terkaman Buaya. Senin (5/3/2018). Achmad-KRO

KubuRayaOnline.com Anggota DPRD Kubu Raya, Zulkarnaen mendorong Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Untuk segera melakukan penyisiran terhadap daerah di Kubu Raya yang rawan buaya.

“Kita mendorong BKSDA serta Pemda agar segera melakukan penyisiran terhadap daerah-daerah di Kubu Raya yang rawan dimasuki buaya,” ujar Zulkarnaen, Kamis (8/3).

Legislator PDI Perjuangan ini berpendapat, peristiwa yang dialami Hafiz bocah yang nyaris menjadi santapan hewan predator itu ketika mandi di parit kecil di Dusun Garuda, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap tentu patut diwaspadai.

“Karena buaya yang mencoba menerkam bocah ini belum tertangkap. Artinya hewan predator ini masih berkeliaran. Bahkan tidak menutup kemungkinan tidak hanya satu ekor. Apalagi menurut keterangan masyarakat setempat masih ada beberapa ekor lainnya,” ungkapnya.

Artinya, Zulkarnaen menambahkan, masyarakat sudah merasa resah dan khawatir serta ketakutan. Sebab hewan predator ini bisa tiba-tiba muncul. “Apalagi parit masih menjadi tempat masyarakat untuk mandi,” timpalnya.

Sementara itu, disinggung ihwal penyebab buaya mulai memasuki kawasan pemukiman penduduk, Zulkarnaen menjelaskan, hal itu tidak terlepas dari sumber makanan di dalam hutan. Seperti rawa yang mulai habis serta ditambah hewan peliharaan milik masyarakat yang ada di parit-parit seperti bebek.

“Ini bisa mengundang buaya datang, karena sumber makanannya habis dan habitatnya sudah terganggu. Solusi lain bisa saja Pemda membuat pintu-pintu air di setiap parit yang dinggap rawan dimasuki buaya,” tuturnya.

Laporan: Surif
Editor: Arifin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here