Dua Ponpes Kembali Menolak Vaksin MR

Tunggu Label Halal Dari MUI

0
13
ilustrasi vaksin
Ilustrasi-Net

KubuRayaOnline.com – Tidak hanya pesantren Nurul Jadid yang menolak vaksin Measles dan rubella, tetapi juga di pesantren lain, yakni Nurul Amin Desa Kubu Padi Kecamatan Kubu juga menolak. Ponolakan itu, didasari belum adanya label halal yang di keluarkan MUI.

“. Kalau sudah ada intruksi vaksi itu, boleh menurut fatwa, kita tetap ikut. Vaksin ini sudah lama, semoga ini jadi pelajaran buat kita bersama. Jangan sampai membuat masyarakat bingung,” ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Amin, KH Nasiruddin, Rabu (8/8).

Dia menambahkan, pihak dinas berkoordinasi dan  ingin mendatangi Ponpes tersebut untuk melakukan Vaksin, namun pihaknya  belum pernah terima. “Kami bukan tidak setuju atau setuju siswa di vaksi MR. Tapi harus jelas, terutama dari ulama kita yang mengeluarkan boleh atau tidak, yakni MUI,” ungkapnya Nasir.

Pihak pemerintah Kubu Raya ingin sosialisasi sekaligus memberikan vaksin, Nasirudin menyatakan, saat ini pihaknya belum menerima hal tersebut, karena belum ada kejelasan atau edaran menyangkut halal haramnya. “Tapi kalau bantuan lain, terutama sunnatan massal, tetap kami terima, terutama membantu anak yang kurang mampu,” katanya.

Sementara Ketua Forum Komunikasi Pesantren Kubu Raya Waris mengatakan, hingga saat ini belum mendapat informasi terkait label halal dari MUI, bahkan di media juga heboh, tetapi faktanya memang belum ada label halalnya. “Namun kami secara pribadi, sementara tetap menolak untuk tidak melakukan Vaksin pada santri,” ungkap Warisi yang juga pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Atfal, Rabu.

Warisi menyatakan, pihaknya tetap berkomitmen atas putusan MUI, karena vaksin tersebut belum mempunyai label halal. “Tapi kami tetap berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren maupun pihak terkait lainya,” ucapnya.

Disinggung atas keputusan MUI yang rencananya akan dikeluarkan tanggal 8 Agustus 2018, Warisi belum bisa memastikan. Namun pihaknya tetap mencari informasi terkait hal tersebut. “Mudah-mudahan hasil cepat diketahui,” harapnya.

 

Laporan: Achmad
Editor: Arifin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here