Forum TJSL, Jembatani Penyaluran CSR

Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat membuka Sosialisasi AD/ART Forum TJSL di Gardenia Hotel

Kuburayaonline.com – Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kubu Raya menggelar sosialisasi AD dan ART, Rabu (14/11).

Kegiatan Forum TJSL harus terintegrasi dengan program pembangunan di Kubu Raya, sosialisasi dibuka langsung Bupati Kubu Raya Rusman Ali.

“Adanya Forum TJSL saya harapkan dapat memfasilitasi antara perusahaan dan masyarakat untuk pengucuran CSR,” harapnya.

Rusman Ali juga meminta Forum TJSL untuk sering lakukan pertemuan minimal 3 bulan sekali. Buatkan laporan kegiatan masing masing bidang

“Sehingga masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan disekitarnya. Untuk itu, harus disinergikan dengan program-program pemerintah. Agar tidak terjadi tumpang tindih program dilapangan,” terang Rusman Ali.

Rusman Ali mengingatkan Forum TJSL dapat menyusun berbagai program antara lain program kemitraan dan bina lingkungan, program kemitraan untuk UMKM.

Memberikan program langsung untuk bidang pendidikan, kesehatan, sosial masyarakat dan olahraga.

“Selain itu terpenting lagi membangun infrastruktur dan hal lainnya yang dapat mendukung kebijakan pemerintah daerah. Sehingga dengan begitu ada sinergi antara perusahaan dan pemda melalui Forum TJSL,” ujarnya.

Terhadap perusahaan Rusman Ali mengingatkan TJSL atau CSR yang dikucurkan kena sasaran artinya uang uang perusahaan dapat digunakan untuk masyarakat setempat.

“khusus BUMN maksimam 2 persen dari laba bersih. Kalau perusahaan swasta murni sesuai kepatutan dan kelayakan dan telah tersusun dalam rapat umum pemegang saham,” jelasnya.

Rusman Ali juga harapkan sebelum dan sesudah CSR dikucurkan hendaknya perusahaan melaporkan kepada pemerintah daerah.

“Ini tujuannya untuk menghindari overlapping pembangunan karena bisa menjadi temuan terhadap dinas terkait,” terangnya.

Oleh karena itu, Rusman Ali meminta jangan sampai CSR menimbulkan masalah karena sering terjadi komplain masyarakat dikarenakan CSR yang dikucurkan tidak sesuai.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Perijinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kubu Raya Lugito menuturkan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi semua perusahaan yang tergabung dalam forum tersebut , sehingga dalam penyaluran CSR kemasyarakat menjadi satu konsep yang matang sehingga tepat sasaran.

“Jadi hari ini kita sama-sama diskusi dan sosialisasi tentang anggaran dasar dan anggaran rumah tangga TJSL, kita undang semua peeusahaan yang ada kegiatan usahanya di Kubu Raya. Ini kita lakukan agar ada pemahaman dan persepsi yang sama dalam penyaluran CSR di Kubu Raya,” terang Lugito.

Lugito mengatakan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah nomor 4 Tahun 2016 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, kita berharap melalui forum ini kedepan penyaluran CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat disekitar perusaan dapat dirasakan masyarakat dan tepat sasaran.

Penulis : Arifin

Editor : Achmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here