Hari Terakhir UNBK Berjalan Lancar

Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali meninjau persiapan serta pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP di Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu yang lalu.

KubuRayaOnline.com – Di hari terakhir, proses UNBK dan UNKP, berjalan dengan lancar tak ada kendala sedikitpun. Lain halnya dengan di hari pertama, sempat terjadi kendala beberapa menit, hingga beberapa sekolah terjadi kepanikan.

“Hari kedua dan ketiga, sangat lancar. Sampai saat ini belum ada laporan permasalahan terkait proses login. Tapi kalau di hari pertama, memang ada sedikit masalah, seperti login. Itu terjadi bukan hanya di Kubu Raya, tetapi seluruh Indonesia,” ungkap Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdik dan Kebudayaan Kubu Raya Syf Mohammad Firdaus, Rabu ( 25/4).

Dia mengatakan, terus memberikan apresiasi dan motivasi terhadap sekolah, agar terus meningkatkan pendidikan sebaik mungkin. “Nilai tertinggi, nantinya akan diberi penghargaan atau rewot dari pemerintah Kabupaten Kubu Raya, seperti tahun lalu laptop dan beasiswa,” ucapnya.

Firdaus menambahkan, optimis ujian yang dilaksanakan tersebut mendapat nilai maksimal. “Minimal bertahan dari tahun lalu. Tapi namanya target, tetap peringkat satu. Tahun 2017 lalu, Kubu Raya peringkat ke empat. Mudah-mudahan tahun 2018 ini lebih meningkat,” ungkap Firdaus.

Sebelum melaksanakan UNBK dan UNKP, lanjut Firdaus, pihaknya melakukan berbagai cara, seperti simulasi dan tryout yang dilaksanakan di beberapa sekolah. “Tak hanya itu, kami terus mengingatkan dengan siswa, agar tidak menyia-nyiakan waktunya, supaya terus belajar. Itu sering disampaikan di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Firdaus juga menambahkan, hal tersebut tak terlepas dari dukungan orang tua, agar membantu mengawasi anak-anaknya, supaya tidak salah dalam pergaulan. “Terkadang anak sering keluyuran. Namun kalau orang tuanya peduli, tetap diingatkan. Makanya guru terus tingkatkan komunikasinya dengan wali murid,” katanya.

Hal tersebut juga di sampaikan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Frans Randus mengatakan, sampai saat ini UAN yang di gelar di Kubu berjalan dengan baik. “Itulah, kami tidak memberatkan sekolah harus wajib UNBK. Tapi kalau ada kemampuan sekolah-sekolah, silahkan mengadakan UNBK sendiri,” katanya.

Tahun depan, lanjut Fran, Kubu Raya, secara otomatis dipastikan akan ada penambahan yang mengikuti UNBK. “Secara otomatis tetap bertambah. Tapi kalau pemerintah pusat mengeluarkan aturan harus UNBK, wajib salurkan bantuan, terutama fasilitas seperti komputer. Apalagi kita di Kubu Raya belum sampai saat ini belum ada bantuan baik pusat maupun provinsi,” katanya.

Seperti di ketahui, Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) di Kubu Raya sebanyak 27 sekolah, sedangkan yang Ujian Nasional kertas pensil sebanyak 199 sekolah. “SMPN 1 hanya memiliki 60 komputer, sedangkan yang mengikuti UNBK sebanyak 373 siswa. Itu di bagi tiga sip. Bahkan sebagian lagi ada tambahan pinjaman dari guru maupun wali murid. Pada hal SMP tersebut, SMP favorit,” katanya.

Di Kubu Raya total keseluruhan siswa UNBK dan UNKP SMP sederajat, sebanyak 226 sekolah dan 9479 siswa yang tersebar di seluruh wilayah Kubu Raya. Namun yang melaksanakan UNBK sebanyak 27 sekolah, yakni SMP Negeri sebanyak, 5 sekolah, SMP Swasta 5 sekolah dan 17 MTS

Laporan: Achmad
Editor: Anton

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here