JAM Minta Pilih Metode KB Minim Resiko

Jeniard Alberta Manao (JAM) saat memberikan arahan kepada Ibu-Ibu calon peserta KB di Desa Retok

Kuburayaonline.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kubu Raya Alberta Jeniard Manao mengajak kaum perempuan dan kaum ibu di Kubu Raya agar peduli terhadap kesehatan diri dan rumah tangganya. Hal itu disampaikan oleh Alberta Jeniard Manao (JAM) saat pencanangan Kampung KB di Desa Retok, Kecamatan Kuala Mandor B.

JAM meminta kaum ibu dan perempuan Kubu Raya peduli terhadap kesehatannya dan rumah tangganya dengan memilih alat KB yang sehat. Menurutnya, ada berbagai bentuk alat kontrasepsi dan KB yang dapat dipilih oleh seorang ibu untuk mengikuti program KB. Cara-cara konvensional yang masih banyak digunakan oleh ibu-ibu saat ini, seperti pil KB, Suntik KB yang tanpa disadari dapat menimbulkan dampak pada kesehatan, seperti menjadi lebih gemuk dan wajah bintik-bintik. Hal itu disebabkan oleh kandungan hormone yang ada dalam alat KB tersebut.

“Para ibu-ibu dan kaum perempuan lainnya, dalam menggunakan alat KB agar memilih yang minim resikonyanya serta terjamin keamanannya. Kebanyakan ibu-ibu terutama di pedesaan masih dengan cara yang konvensional seperti suntik KB dan Pil KB. Kedua cara KB ini, kan mengandung hormone yang seringkali tidak cocok bagi kesehatan ibu tersebut. Menjadi lebih gemuk, wajah bintik-bintik dan tidak jarang ada yang alergi. Disamping itu, juga bias lupa sehingga menjadi tidak berhasil,” ujar JAM.

JAM meminta, ibu-ibu agar secara perlahan dapat beralih ke sistem dan cara KB yang lebih sehat dan aman. Seperti  Implan dan IUD, dapat menjadi pilihan yang lebih aman dan lebih baik dalam menjalani program KB. Dimana, dengan implant dan IUD seorang ibu tidak perlu khawatir akan perubahan pada bentuk tubuh dan wajah. Juga program KB nya tidak perlu khawatir akan gagal. Karena tingkat kemanannya jauh lebih baik dibanding cara yang lain.

“Dengan metode implant dan IUD, si ibu tidak perlu khawatir lagi akan gagal, tingkat kegagalannya lebih kecil dari pil dan suntik. Karena kalau lupa minum pilnya akan gagal KBnya,” ujar JAM yang disambut tawa ibu-ibu yang hadir di Lapangan Bola Desa Retok.

JAM meminta, ibu-ibu dalam mengikuti program KB agar lebih mengutamakan kesehatan, baik kesehatan ibu, anak dan keluarganya. Sehingga, program KB yang dimaksudkan untuk mengatur jarak kelahiran anak dan menata masa depan anak dan keluarga dapat terwujud.

Penulis : Achmad

Editor : Arifin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here