Kubu Raya Salurkan BOP PAUD

0
75
Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat menyerahkan simbolis DAK PAUD Kepada Pengelola Lembaga PAUD

Kuburayaonline.com – Bupati Kabupaten Kubur Raya, H.Rusman Ali meminta kepada lembaga pendidikan PAUD dan TK untuk menggunakan BOP sesuai petunjuk teknis yang ada. Jangan melanggar aturan yang ada, sehingga pelaksanaannya juga akan sesuai dengan petunjuk perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.

Permintaan itu ia sampaikan dalam Sosialissai Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Non Formal dan Formal TK yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubur Raya di Hotel Gardenia Kabupaten Kubu Raya, Selasa (13/11.2018).

Dikatakan Rusman Ali,dalam mendukung gerakan nasional satu desa, satu PAUD berkualitas, satuan Pendidikan Non Formal penerima DAK Non Fisik BOP PAUD harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan layanan pendidikan usia dini yang bermutu.

Rusman Ali mengatakan bantuan program DAK Non Fisik BOP PAUD harus dapat dipergunakan untuk keperluan pendidikan anak-anak usia dini pada lembaga PAUD yang ada. Untuk itu, dana tersebut langsung ditransfer ke rekening lembaga PAUD yang bersangkutan.

“Jadi, harus dikelola dengan sebaik mungkin sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dipergunakan sebesar-besarnya untuk kelancaran dan kegiatan pendidikan anak-anak usia dini pada lembaga tersebut. Ini sangat penting agar, anak-anak sejaak usia dini mendapatkan pendidikan dan pendampingan yang baik guna menghasilkan generasi yang bermoral, berkualitas, dan berdaya saing kedepannya,” ujar Rusman Ali.

Rusman Ali mengatakan, pelaksanaan BOP tidak lain untuk meningkatkan layanan PAUD yang insklusif,adil dan bermutu serta berkelanjutan. BOP tersebut diberikan melalui DAK non fisik kepada lembaga pendidikan non formal yakni PAUD dan lembaga pendidikan formal yakni TK.

Tujuannya untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia kepada lembaga pendidikan PAUD.

Petunjuk teknis BOP diminta menjadi pedoman dalam penggunaannya. Dengan begitu perencanaan, pengelolaan, pertanggung jawaban serta pelaporan dan akuntabilitas penggunaan dana BOP PAUD dapat tetap sasaran dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga dengan diselenggarakannya sosialisasi DAK non fisik BOP PAUD ini bisa lebih meningkatkan peran satuan pendidikan dalam peningkatan mutu pembelajaran yang berkualitas,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Frans Randus menjelaskan, Dak itu hampir sama dengan dana Bos yang diberikan kepada SD,SMP,SMA,SMK. Sebagaimana Dana Bos, dihitung persiswa demikian juga halnya dengan BOP Non Fisik yang diterima oleh lembaga PAUD,juga dihitung persiswa, akan tetapi ditarnsfernya pertahun.

Frans Randus juga mengharapkan agar pengelolaan dapat dikelaola dengan sebaik mungkin. “diterima secara utuh oleh lembaga PAUD yang menerima dan dikelola secara mandiri. Tidak ada interfensi apapun baik dari dinas maupun dari pemerintah. Lembaga yang mendapatkan dana tersebut mengelola sesuai dengan kebutuhan lembaga. Dan harus dapat dipertanggung jawabkan. Yang paling penting adalah bahwa tidak ada pemotongan apapun,” terang Frans Randus.

 

Penulis : Arifin

Editor : Achmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here