Muda: Almarhum Pak Nas adalah Guru, Sahabat, dan Pencerah

Almarhum ustadz Nasution Usman

KuburayaOnline.com– Wafatnya Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya, Nasutiun Usman, meninggalkan duka mendalam bagi Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

Saat melepas jenazah almarhum ke permakaman pada Rabu (27/5) pagi, Muda menyebut almarhum yang juga Imam Rawatib Masjid Raya Mujahidin Pontianak itu sebagai sosok yang tawadu. Almarhum bergaul dengan siapapun dan aktif berdakwah kepada seluruh kalangan masyarakat.

“Mewakili masyarakat Kubu Raya kami sangat berduka. Almarhum adalah orang yang tidak hanya sekadar sahabat, tapi juga guru bagi masyarakat Kubu Raya,” ujar Muda Mahendrawan.

Muda mengatakan almarhum Nasutiun Usman adalah sosok birokrat sekaligus dai yang penuh antusias. Meskipun dalam kondisi kesehatan yang tidak prima dikarenakan sakit. Bahkan hingga saat terakhir hidupnya, almarhum masih menjalankan tugas pemerintahan di Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya.

“Semangatnya berkobar-kobar dan tidak pernah menunjukkan lelah. Selalu memberikan harapan yang luar biasa kepada siapapun. Terakhir kemarin di kantor beliau masih masuk kerja padahal kami tahu almarhum sangat lelah menjalani proses perawatan,” tuturnya.

Muda menyatakan figur almarhum Nasutiun Usman patut dijadikan teladan. Bahkan menurutnya tugas berat ke depan adalah memunculkan sosok-sosok serupa Nasutiun Usman.

“Tentu bagi kita teladan dan nilai-nilai yang sudah dicontohkan inilah yang patut dijadikan sebuah ikhtiar bersama, bagaimana memunculkan sosok seperti almarhum ini bagi generasi lainnya,” ucapnya.

Muda mengatakan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merasa sangat kehilangan. Sebab semasa hidupnya Nasutiun Usman telah banyak berkiprah baik sebagai aparatur negara maupun pendakwah.

“Banyak lintasan sejarah yang telah diukir oleh Pak Nas sebagai sahabat, guru, dan orang yang selalu mencerahkan keagamaan masyarakat luas. Perjuangan dari teladan yang diberikan inilah yang mudah-mudahan menjadi semangat kita karena kita juga tidak boleh larut dalam kesedihan. Kematian adalah perjalanan yang kita semua akan menuju kesana,” ucapnya.(Saf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here