Penerbangan Sudah Mulai Normal, Jarak Pandang 3000 Meter

0
15
Beberapa hari lalu terjadi Kabut asap di beberapa wilayah Kubu Raya

KuburayaOnline.com– Manajer Operasional PT Angkasa Pura II, Bernard Munte mengatakan, hingga saat ini penerbangan bandara supadio Kubu Raya relatip normal.

“Hari ini tidak ada gangguan penerbangan. Mungkin karena ada beberapa daerah terjadi hujan, sehingga mengurangi asap,”ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini jarang pandang sudah diposisi aman dan tidak mengganggu penerbangan. Lain halnya dengan beberapa hari lalu, sempat menganggu penerbangan akibat kabut asap.

“Sekarang jarak pandang  mencapapai 3000 meter. Ini bisa dikatakan sudah normal dan tidak mengganggu penerbangan,”ucapnya.

Sebelumnya Senin (20/8) sore lalu, GM bandara internasional Supadio, Jon Mukhtar Rita mengatakan, jarak pandang penerbangan di bandara sempat berada dibawah batas minimum untuk.

“Saat itu, pukul 6.15, jarak pandangnya dibawah 800 meter, sekitar 500 sampai 300 meter. Tetapi pukul 07.58 WIB kembali meningkat, jarak pandang menjadi diatas 800 Meter,” ujarnya.

Sementara Perakirawan BMKG Supadio Pontianak Sutikno mengatakan cuaca atau kualitas udara siang ini sudah pada level tidak sehat, sehingga masyarakat harus lebih waspada.

“jarak pandang di bandara supadio hari terakhir masih di atas 1 km. Tidak seperti tanggal 20 agustus yang lalu,”ungkapnya.

Hal ini, Sutikno menambahkan, kemungkinan di pengaruhi oleh beberapa hari terakhir sudah terjadi hujan di kalbar bagian timur (sanggau, sekadau, sintang, kapuas hulu). “ Tadi malam(Rabu malam) juga sudah terjadi hujan di landak, sambas, dan sebagian bengkayang,”ungkapnya

Dia menambahkan, diperkirakan untuk kota pontianak dan sekitarnya akan terjadi hujan pada sore / malam hari ini. “ Hujan ini diperkirakan masih akan berpotensi terjadi hingga 1 minggu ke depan,”ucapnya.

Sementara jumlah titik api di Kalimantan Barat ( Kalbar) menurun drastis dibandikan dari hari sebelumnya.  Berdasarkan pemantauan titik panas ( hotspot) dari satelit pengolahan data Lapan pada tanggal 23 Agustus 2018 yang dirilis BMKG terpantau sebanyak 33 hotspot yang tersebar di beberapa kabupaten kota. Jumlah tersebut, jauh menurun jika dibandingkan dengan pembaruan pada hari yang sama pukul 07.00 WIB.

Kualitas udara di Kota Pontianak juga berangsur membaik. Berdasarkan indeks standar pencemaran udara (Ispu), kualitas udara di Pontianak sempat masuk dalam level sangat tidak sehat pada pukul 12.00 WIB. Kualitas tersebut kemudian mulai membaik, bahkan berada pada level baik. Hujan sempat turun di sejumlah wilayah di Kalbar, termasuk di Pontianak pada Selasa sore.

Berdasarkan pantauan, kabut asap di Kubu Raya dan Pontianak mulai menghilang. Jarak pandang pun sudah mulai jauh jika dibandingkan pada hari sebelumnya. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh Pemadam Kebakaran Swasta, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni dan relawan lainnya juga masih terus dilakukan di lokasi lahan gambut yang masih berpotensi terbakar.

Penulis: Arief

Editor: Achmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here