Perencanaan Pembangunan Harus Terukur dan Sistematis

Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (1/3/2018). (Achmad-KRO)

KubuRayaOnline.com – Setelah Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat kecamatan dilaksanakan di sembilan kecamatan, Pemerintah Kubu Raya menindaklanjuti melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) 2019.

Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan, perencanaan pembangunan daerah harus terstruktur dan sistematis, sehingga perencanaan sesuai dengan rencana pembangunan.

“Forum ini jangan hanya seremoni, tetapi harus ada yang bermanfaat setelah kegiatan ini,” ujar Wabup Hermanus usai membuka Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (1/3).

Menurutnya, penyusunan RKPD bagian dari tahapan penyusunan program pembangunan di masing-masing stakeholder. Mulai dari SKPD, Musrenbang Desa, Murenbang Kecamatan maupun pokok-pokok pikiran DPRD Kubu Raya.

“Tujuannya untuk menyelaraskan usulan hasil Musrenbang tingkat kecamatan dengan SKPD serta program antar SKPD. Karena memiliki korelasi agar tidak terjadi tumpang tindih, sehingga saling mendukung. Termasuk menyelaraskan dengan pokok-pokok pikiran DPRD,” ulasnya.

Forum RKPD tidak terlepas dari pengalokasian anggaran. Karena itu, bagaimana forum ini bisa menyesuaikan anggaran yang dikucurkan kepada setiap SKPD.

“Jadi perencanaannya tidak hanya dari bottom up, tapi juga top down. Tentunya program yang diusulkan dengan mengedepankan skala prioritas, sehingga anggaran yang dialokasikan kepada setiap SKPD tepat sasaran,” harapnya.

Wabup berpendapat, hasil penyusunan RKPD akan menjadi dasar pembahasan Musrenbang tingkat kabupaten yang akan digelar pertengahan Maret ini. Kemudian dibawa ke Musrenbang tingkat provinsi hingga nasional.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kubu Raya, Yusran Anizam menuturkan, selama ini Forum RKPD sudah lama berjalan karena merupakan agenda wajib tahunan.

“Dan setiap RKPD dari masing-masing SKPD juga sudah diinput dalam sistem. Untuk tahun 2019 bertemakan meningkatkan unggulan dan daya saing daerah,” terangnya.

Dijelaskan Yusran, dalam RKPD nantinya akan dilihat sektor yang sudah dianggap baik atau masih lemah. “Bagi sektor yang masih lemah maka akan ditingkatkan di tahun 2019. Misalnya di sektor kesehatan dalam rangka peningkatan SDM, infrastruktur atau ekonomi kreatif. Sehingga semua program bermuara akhir kepada peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah,” ulasnya.

Laporan: Achmad
Editor: Riandi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here