Putra Daerah Harapan Masa Depan Kalbar

Muhammad Holil

Kubu Raya Online – Beberapa tahun terakhir Kalimantan Barat seperti mendapat tempat spesial di republik ini, dan beberapa masyarakat menangkap sinyal akan kejayaan Kalbar dimasa mendatang yang ditandai oleh beberapa hal. Seperti sejak dilantiknya sebagai Presiden RI terhitung lebih dari lima kali Jokowi mengunjungi Kalimantan Barat. Kunjungan tersebut tentu dalam rangka agenda kerja Jokowi sebagai presiden RI. Terlepas dari itu semua menjadi hal yang menarik dan membanggakan bagi masyarakat Kalimantan Barat itu sendiri, karena telah dipilhnya Kalbar sebagai lokasi kunjungan kerja presiden beberapa kali jika melihat masih banyaknya daerah-daerah tertinggal lainnya yang ada di Indonesia.

Perhatian presiden pada Kalbar cukup tinggi dan responsif, ini mesti diapresiasi oleh masyarakat. Baru-baru ini presiden Jokowi juga tengah menaruh perhatian pada kondisi pendidikan di pedalaman Kalbar perhatian itu ditunjukkan dengan mengirim tim khusus dari pusat untuk melihat kondisi anak-anak sekolah pedalaman tepatnya di Kabupaten Bengkayang yang sempat menjadi viral di media sosial karena kondisinya yang cukup memprihatinkan, bahkan tak tanggung-tanggung jokowi juga mengirimkan bantuan beberapa fasilitas untuk anak sekolah seperti tas, sepatu dan yang lainnya agar segera disalurkan.

Kalbar dengan daerah yang cukup luas bahkan mencapai 7,53 % dari total luas Indonesia dengan total jumlah penduduk sekitar 4,546 juta, banyak memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk membangun daerah, maka tidak salah jika Kalbar banyak menjadi perhatian nasional.  Secara geografis provinsi Kalbar memiliki Luas wilayah 807 km2 dan berbatasan darat langsung dengan negara tetangga malaysia. Walaupun sebagian kecil wilayah Kalimantan Barat merupakan perairan laut, akan tetapi Kalimantan Barat memiliki puluhan pulau besar dan kecil (sebagian tidak berpenghuni) yang tersebar sepanjang Selat Karimata dan Laut Natuna yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Kalbar memiliki SDM yang Berkualitas

Sejalan dengan keluasan wilayah dan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki provinsi Kalimantan Barat. Tak sedikit pula bahwa Kalbar juga memiliki sumber daya manusia yang tak kalah baik kualitasnya dengan SDM yang ada dipulau jawa. Hal itu terbukti bebrapa tahun terakhir putra daerah Kalbar banyak mewarnai perjalanan bangsa dan berkarir pada tingkat nasional, mulai dari level kepemudaan hingga level struktur pemerintahan negara. Tak sedikit putra daerah asal Kalbar yang berhasil memasuki ruang-ruang strategis pemerintahan, artinya SDM Kalbar cukup diperhitungkan pada level nasional. Putra daerah yang mampu berperan dan menjadi tokoh nasional diawali oleh Hamzah Haz putra daerah asal ketapang tersebut pada tahun 2001 telah menjadi orang nomor dua di Republik ini yakni sebagai wakil presiden, pencapaian tersebut tentu sangat membanggakan bagi masyarakat Kalbar. Kemudian baru-baru ini putra terbaik Kalbar kembali ramai diperebincangkan dan mewarnai pemberitaan media, baik lokal maupun nasional hal itu tentu karena prestasi dan perannya di republik ini. Sebut saja Oesman Sapta Oedang putra asli daerah yang terpilih sebagai wakil ketua MPR RI, bahkan pada empat april kemaren OSO (sapaan akrab Oesman Sapta Odang) juga terpilih sebagai ketua DPD RI. Tidak selang berapa lama keesokan harinya pada tanggal lima april Viryan Aziz yang juga merupakan putra daerah berhasil lolos dan terpilih sebagai komisioner KPU RI setelah sebelumnya menjaabat sebagai anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat. Dan baru-baru ini pula menyusul Fanshrullah Asa pria yang pernah mengenyam pendidikan di Kalbar ini terpilih sebagai ketua BPH MIGAS untuk periode 2017-2022 setelah dilakukan seleksi oleh komisi VII DPR RI.

Sedangkan Pada level pemuda, putra daerah Kalbar dengan ide dan gagasannya yang segar juga turut hadir di nasional mewarnai struktur kepemimpinan beberapa organisasi besar di republik ini. Pada tahun 2011 Raja Sapta Oktohari pemuda dan sebagai putra daerah Kalbar mencetak sejarah, satu-satunya dan pertama kali pemuda dari pulau kalimantan berhasil dan dipercayai untuk memimpin organisasi pengusaha yang banyak mencetak orang hebat direpublik ini yakni sebagai ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Kemudian selanjutnya diikuti oleh putra daerah asal bumi Senentang Mulyadi P. Tamsir yang berhasil memimpin organisasi kepemudaan terbesar direpublik ini yaitu Himpunan Mahasiswa Islam, bersamaan dengan itu terpilih pula Farihatin sebagai ketua umum pengurus besar Korsp HMI-Wati. Kedua putra Kalbar tersebut menoreh sejarah baru di organisasi yang banyak menciptakan tokoh intlektual itu. Selain mereka asli putra Kalbar, organisasi HMI juga pertamakalinya sejak berdiri dipimpin oleh pemuda dari daerah asal yang sama dan dalam waktu yang bersamaan. Masih segar diingatan kita, terlepas dari persoalan hukum yang menimpanya beberapa waktu lalu juga ada putra daerah Kalbar yang berprestasi dan berhasil memimpin lembaga hukum yakni sebagai ketua Mahkamah Konstitusi. Sebagai masyarakat Kalbar tentu sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian yang diperoleh putra daerah tersebut. Karena untuk sampai pada posisi strategis di nasional mereka mesti melalui proses yang cukup ketat dan penuh kerja keras agar mampu bersaing mengungguli putra daerah dari 34 Provinsi lainnya yang ada di Indonesia.

Sederet dengan nama-nama putra daerah yang berprestasi diatas tentu seiring sejalan dengan beberapa harapan masyrakat akan besarnya peran putra daerah di nasional tersebut. Mungkin setidaknya ada tiga hal yang telah menjadi harapan kita bersama sebagai masyrakat Kalbar dengan hadirnya tokoh lokal di nasional.

Yang pertama masyarakat berharap para putra daerah tersebut mampu menjalankan dengan baik amanah yang telah diberikan kepada mereka dengan penuh tanggung jawab, jujur dan adil serta tidak menciderai nama daerah tempat dimana mereka dibesarkan sehingga kemudian mereka akan menjadi publik figur dan tokoh yang akan dijadikan sebagai tauladan bagi generasi selanjutnya di republik ini.

Yang kedua dengan hadirnya putra daerah di nasional kita berharap mereka dapat memberi kontribusi secara langsung terhadap perkembangan dan kemajuan Kalimantan Barat tempat dimana mereka berasal, sehingga peran mereka benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Yang ketiga mereka harus melakukan kaderisasi terhadap putra daerah untuk menyiapkan gerenasi setelah mereka, sehingga ketokohan mereka di nasional tidak putus dan berhenti di mereka saja. Kaderisasi tersebut sangat perlu dilakukan dalam rangka melahirkan generasi-generasi baru yang tangguh dan berdaya saing tak hanya di lokal akan tetapi juga pada level nasional sebagaimana mereka saat ini. Kaderisasi yang hendak dilakukan terhadap generasi muda tersebut juga mesti dilakukan secara obyektif dan alami tanpa memandang darimana latar belakang agama, ras, dan etnisnya sehingga setiap anak muda lokal dengan berbagai potensinya yang dimiliki masing-masing mendapat kesempatan untuk belajar dan berperan dalam melanjutkan estafet kepemimpinan yang diemban para generasi pendahulunya.

Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya putra daerah yang memiliki peran strategis di nasional akan membawa angin segar perubahan terhadap masa depan Kalimantan Barat. Wallahuwa’lam Bissawaf.

Oleh: Muhammad Holil, SE
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Kalimantan Barat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here