Rusman Ali Menangis, Ketika Berikan Insentif Guru Ngaji dan Fardhu Kifayah

0
1432
Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat menyerahkan insentif Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah Kamis, 07 Juni 2018 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya

Kuburayaonline.com-Air mata Bupati Kubu Raya H Rusman Ali terus mengali, usai membaca yasin sebelum penyerahan gaji insentif kepada 487 guru ngaji dan 584 petugas Fardu Kifyah Kubu Raya, Kamis (7/6) di Aula kantor Bupati Kubu Raya.

Kegiatan tersebut  berlangsung hikmad. Bupati Kubu Raya Rusman Ali tak kuasa menahan haru dan air matanya terus berlinang. Seketika saat berpidato, air matanya bercucuran. Sebab, tahun ini merupakan tahun terakhir dia menjabat sebagai bupati Kubu Raya.
Dalam kesempatan itu, Rusman Ali turut meminta agar dia beserta keluarganya di berikan kesehatan dan umur panjang, pasca nanti sudah tak lagi menjadi orang nomor satu di Kubu Raya.

Selain itu dia juga berharap, Bupati terpilih nanti dapat terus melanjutkan program instentif guru ngaji dan petugas fadu kifayah, sebagaimana yang di lakukan di masa kepemimpinannya.

Menurutnya, guru ngaji dan dan petugas fardu kifayah adalah orang yang bekerja sosial, dan telah mengabdikan dirinya kepada masyarakat tanpa pamrih.  Karena, sebagai penghargaan atas dedikasi nya kepada masyarakat, maka pemerintah harus memberikan apresiasi dalam bentuk insentif yang di bayarkan setiap enam bulan sekali.

Baginya, guru ngaji  memiliki peran penting dalam membatu pemerintah dalam melakukan revolusi mental kepada anak-anak melalui pendekatan agama. “Karena itu, pemerintah harus memperhatikan dan mengapresiasi kerjanya,”katanya.

Dia berharap insentif yang di terima para guru ngaji dan petugas fardu kifyah ini  bisa bermanfaat, untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari. Besaran instif yang di berikan pemerintah kepada guru ngaji dan petugas fardu kifyah ini yakni perbulanya di bayarkan sebesar Rp250 ribu.

Tetapi, sistem pembayarannya dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kubu Raya, Odang Prasetyo menjelaskan, instif guru ngaji dan petugas fardu kifayah tersebut adalah janji politik Rusman Ali saat mencalonkan diri sebagai bupati lima tahun lalu.

Sejak terpilih lanjut Oedang, janji tersebut ditunaikan. Hingga saat ini, para guru ngaji dan petugas fardukifayah se Kubu Raya rutin menerima insentif setiap enam bulan sekali.  “Mudah-mudahan insentif ini bisa di gunakan untuk keperluan hidup,”katanya.

Dia menjelaskan, pembayaran insentif tersebut di biayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kubu Raya tahun anggaran 2018. Satu diantra guru ngaji dari kecamatan Batu Ampar, Jawariah mengucapkan terimakasi kepada pemerintah karena telah meperhatikan guru ngaji melali pemberian insentif.

Menurutnya, pemberian insentif kepada guru ngaji, baru di rasakan sejak kepemimpinan Rusman Ali sebagai bupati kubu raya. Baginya,bantuan insentif tersebut bukan persoalan besaran nominal yang di terima.

Tetapi, melalui insetif itu, jasa guru ngaji dan petugas fardu kifayah, yang sejatinya adalah pekerjaan sosial tanpa pamrih, menjadi lebi di hargai.  “Mudah-mudahan siapapun bupati yang terpilih kedepan, bisa melanjutkan program insentif untuk guru ngaji dan petugas fadu kifayah tersebut,”pungkasnya.

Penulis : Arifin

Editor : Achmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here