Sujiwo Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji

Wakil Bupati memberikan bantuan terhadap warga yang rumahnya terndam banjir

KuburayaOnline.com– Sebanyak 55 rumah di dua dusun desa Kuala mandor A Kecamatan Kuala Mantor B terendam banjir. Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama member bantuan makanan siap saji. Tak hanya, akibat banjir kiriman, Wakil Bupati Kubu Raya tinjau langsung kelapangan, memastikan keperluan warga yang terendam banjir.

Sujiwo mengaku akan turun langsung untuk meninjau kondisi terkini banjir di Kuala Mandor A.

“Jadi saya tanya tadi ke Kepala BPBD, apakah pasangnya masih bertambah ternyata bertambah maka saya akan turun ke lapangan. Harus ada perhatian dari pemerintah dan kita sudah dari BPBD, dengan memberika bantuan makanan cepat saji dan tikar,” ujarnya, Jumat(22/2)

Ia juga mengaku akan memberikan tambahan bantuan dari Dinas Sosial, hal ini karena ada permintaan dari masyarakat yang terdampak banjir.

“Kita sudah tanyakan ke Dinsos, stok nya ada tinggal administrasinya saja. Karena ini darurat administrasinya bisa menyusul yang penting bantuannya cepat di salurkan,” katanya.

Tentu saja ia menilai perlu adanya solusi untuk masalah banjir yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah tersebut. Namun ia menilai yang terjadi di Kuala mandor A tidag hanya di Kubu Raya tetapi juga di daerah lain di luar Kubu Raya.

“Banjir tidak hanya di Kalbar tetapi Nasional karena kondisi cucaca bulan penuh, di media banyak memberitakan di daerah lain juga terkena banji. Dan ini juga karena kiriman dari landak, tentu akan kita catika solusinya membuat aliran untuk mengalirkan air ini agar tidak tidak terjadi banjir,” pungkasnya.

Sementara Kepala BPBD Kubu Raya, Mochtar mengatakan kondisi air di desa Kuala Mandor A mengalami peningkatan ketinggian. Hingga hari ini, rumah warga yang terendam banjir berada di dua dusun yakni Dusun Jelai dan Dusun Biung.

“Kondisi air semakin naik bertambah 10 cm. Ini karena letak geografisnya di pinggiran sungai Landak. Untuk sementara yang terparah di dusun Jelau dan Biung, dengan total sebanyak 55 KK di tiga RT,” ujarnya.

Mohctar mengakui, hingga saat ini belum ada masyarakat yang mengungsi, karena warga setempat juga sudah mempersiapkan diri menghadapi bencana banjir tersebut.

“Didalam rumah membuat parak-parak. Jadi ketika lantai dasar terendam mereka naik ke lantai kedua,” ungkapnya.

Dengan adanta rumah terendam banjir kiriman, Mohctar menambahkan, pihaknya telah memberikan bantuan , terutama masyarakat yang terkena banjir. “Kita sudah berikan makanan siap saji terhadap warga yang terkena dampak. Kami juga sudah koordinasi dengan dinsos untuk menyiapkan makanan cepat saji,” pungkasnya.(Saf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here