Wakil Bupati Hermanus Ketua PMI Kubu Raya

caption foto : Ketua PMI prov Kalbar Ny. Frederika Cornelis memberi selamat terhadap pengurus baru PMI Kubu Raya periode 2016-2021, di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (19/4)

Kubu Raya Online –  Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus di daulat sebagai Ketua PMI Kubu Raya langsung oleh Ketua PMI Prov Kalbar Ny. Frederika Cornelis dalam pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kubu Raya periode 2016-2021 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (19/4).

Dalam pelantikan juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, diantaranya terdiri dari cek gula darah, kolesterol, tensi dan lainnya. Pegawai dan seluruh peserta sangat antusias mengecekkan kesehatannya. Kegiatan ini, sebagai bagian dari kegiatan kemanusiaan awal PMI Kubu Raya.

Ketua PMI Propinsi Kalbar, Ny. Frederika Cornelis mengatakan pelatikan pengurus PMI Kubu Raya tahun ini sangat baik sekali. Dalam menjalankan misi sosial kemanusia organisasi PMI, khusunya di Kubu Raya. Bahkan pengurusnya dianggap sangat sinergi dengan pengurus propinsi dan ke pemerintahan.

“Pengurus PMI Kubu Raya tak ada masalah, pengurusnya semuanya bersinergi bahkan saya bilang pengurus sekarang ini spesial, tak dimiliki kabupaten lainnya,” kata Frederika.
Ia mengungkapkan bahwa keberadaan PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan. Betul-betul bergerak di kemanusiaan. Dan tidak menuntut gaji bagi karyawannya. Makanya ini perlu adanya dorongan dari pemerintah Kubu Raya.

“Setetes darah bisa menyelematkan satu nyawa. Betapa berharganya darah. Inilah PMI bekerja untuk mengumpulkan ini dan untuk membantu bagi orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurut Frederika PMI akan berperan di masyarakat mencarikan darah. Serta kepada akan memberikan darah secara gratis kepada yang tidak mampu. “Untuk itulah PMI Kubu Raya harus bisa maksimal dalam bekerja. Dan saya yakin itu bisa dilakukan oleh pengurusnya,” tuturnya.

Ia juga meminta agar pemerintah Kubu Raya bisa mendorong kegiatan sosial kemanusiaan PMI. Sebab, kegiatan ini bentuknya sosial harus ada bantuan dan hibah.
“Dari mana kita untuk melakukan pengambilan darah kalau gak ada uangnya. Makanya saya minta kepada bupati bisa dorong ini,” pungkasnya.

Penulis : Anton
Editor : Arifin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here